Tampilkan postingan dengan label Sahabatku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sahabatku. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 Maret 2011

Fransisca Prasasti

Sisca
Dia Sahabatku, nama lengkapnya Fransisca Prasasti, dipanggil Sisca atau Adek, lahir 6 Juli 1978. Rambutnya pendek dan lurus sangat cocok dengan wajahnya yang imut dan manis. Orangnya apa adanya, ceplas-ceplos, baik hatinya dan pintar (dia sering membantu menerjemahkan jurnal ku yang berbahasa inggris trus juga membantu mengetik laporan dan karya tulis ku di komputer hehe ketahuan deh!) Dia berasal dari Pemalang, ayahnya seorang Dokter Penyakit Dalam, ibunya seorang ibu rumah tangga, dia memiliki seorang kakak perempuan bernama Icha dan seorang adik laki-laki bernama Tito. Aku mengenalnya sejak tahun 1996 saat ia baru masuk kuliah Fakultas Tehnik Sipil UGM, karena dia satu kost dengan aku di Asrama Putri Prima Sari di jln Kaliurang Gg Mulwo 11a, Yogya. Sejak pertama kali melihat dan berkenalan dengannya, serasa aku bertemu dengan adik kandungku Ai, apalagi saat Orentasi karena banyaknya tugas aku membantunya sebisaku menulis surat cinta, atau mengantarnya mencari-cari kelengkapan tugasnya, yang akhirnya membuatku semakin dekat dengannya.. Bermula dari itulah, kita sering makan bareng, jalan-jalan ke Mall berdua, atau saling curhat sampai ketiduran hehe.. Orangnya modis, sehingga penampilanku sedikit banyak terpengaruh oleh dia, kadang-kadang aku membeli sandal atau baju mengikuti dia alias kembar, dan dia ga pernah merasa keberatan, intinya soal mode aku lebih percaya pilihannya. Sampai saat ini meskipun dia di Jakarta dan aku di Sumbawa, memilih dan membeli Tas, baju, atau sandal aku meminta bantuan padanya, aku hanya menyebutkan warna yang kuinginkan dan untuk model dan jenisnya kupercayakan padanya. Dulu, kita sering tukar-tukaran baju, karena ukuran badan kita ga begitu jauh berbeda cuma dia lebih tinggi dari aku, tapi kayaknya lebih banyak aku yang meminjam bajunya karena bajunya lucu-lucu, tapi ga hanya pinjam kadang dia memberikan bajunya padaku. Selama menjalani persahabatan ini, terkadang kita bertengkar juga karena kesalahpahaman tetapi itu ga berlangsung lama karena mana tahan diam-diaman gituuuu hehe. Dia bisa juga bereksperimen memasak, membuat bola-bola coklat, sup jagung dan lain-lain, tentunya aku mendapat jatah dan rasanya enaaaaak koooog meskipun masih pemula hehe.. Bapak, ibunya baik banget padaku. Saat mengunjungi Sisca, mereka pasti mencariku juga dan membawakan oleh-oleh cemilan pedas favoritku dll. Saat aku wisuda dokter, mereka datang ke Yogya memberikan selamat kepadaku dan Bapak menghadiahkan aku Stetoskop Spirit yang kupakai sampai sekarang di praktek dan menjadi penyemangatku melayani pasien-pasien dengan hati.. Mereka sekeluarga menyayangi aku dan tentunya akupun sangat menyayangi mereka.
Sisca dan Keluarga
Sisca melanjutkan S2nya di Bandung, setelah rampung dia pindah ke Jakarta dan bekerja di Graha Vivere Lt 7 Jakarta Barat, dia menikah dengan Jobit tgl 27 Agustus 2005 dan saat itu aku menyempatkan hadir diacara resepsinya di Jakarta, dan itulah terakhir kali aku bertemu dengannya. Saat ini dia sudah memiliki seorang anak laki-laki bernama Tondi, dan calon adiknya Tondi yang masih dalam kandungannya. Selamat ya Sis hehe.. Meskipun aku jauh, tapi aku selalu mendoakan kebahagiannya, kesuksesan dan kesehatannya. Aku sempet kehilangan beritanya beberapa lama karena HPku hilang, tapi akhirnya aku bisa menemukannya kembali dan tentunya sampai saat ini kita tidak kehilangan kontak, saling memberi kabar. Oooh, Terima Kasih Tuhan, aku sungguh sangat bersyukur kepada Tuhan karena mengirimkan Sisca, yang menyayangiku dan menjadikanku Sahabatnya. Muaaaaaah

Senin, 28 Februari 2011

Ailiana Santosa

Saat aku bengong ga ada kerjaan neh, tiba-tiba aku teringat pada kakak kelasku di FK UGM angkatan 94 namanya Ailiana Santosa.. Aku memanggilnya dengan sebutan "Ce Aylie". Aku kangen banget ingin bertemu dengan dia, karena sudah hampir 11 tahun aku ga pernah mendengar kabarnya. Aku mengenang dia dengan segala yang pernah kulalui bersama dia dan aku ga kan mungkin pernah melupakan dia. Aku pertamakali berkenalan di ruang kuliah yang kebetulan karena dia sempat cuti sehingga dia mengambil mata kuliah yang sama denganku. Orangnya cantik, kulitnya putih, rambutnya halus, lembut dan baik hati.. Dia sudah menikah dengan dokter juga, kakak kelas kami namanya Nawi.. Suaminya baik dan tentunya pintar sama dengan ce Aylie, sungguh pasangan serasi yang bisa bikin iri hehe.. Entahlah sejak pertama kali berkenalan, aku sudah merasa sangat cocok dan nyaman berteman dengannya. Seperti sudah mengenal dia sejak lama. Diapun merasakan hal yang sama sehingga akhirnya kita sering duduk berdampingan diruang kuliah, makan bareng, saling curhat atau sekedar jalan-jalan. Dia banyak membantuku dalam hal mata kuliah karena dia mang pintar, suka meminjamkan catatan dan bukunya kepadaku yang sampai sekarang ada beberapa yang masih tertinggal di aku hehe dan keberhasilan Karya Tulis Ilmiahku sebagai syarat lulus Sarjana tidak terlepas dari bantuan ce Aylie dan suaminya yang besar terhadapku. Ce Aylie ga berhenti menyemangati aku saat aku bosan mengerjakan KTI, dia juga memberikan ide-ide untuk kesempurnaan tulisanku yang akhirnya aku mampu menyelesaikannya dan lulus dengan nilai memuaskan.. Aku sangat berterimakasih atas bantuan mereka. Meskipun ce Aylie lulus 6 bulan lebih cepat dari aku tapi program Koassistensi praktek yang harus dijalani 2 tahun di RS setelah Sarjana, tak jarang mempertemukan kita dalam satu stase. Aku sungguh merasa sangat terbantu karena ia sering mengajari aku, dan aku sungguh merasa memiliki kakak yang melindungi dan membantu aku, dan karena sering bersama terkadang ada yang mengatakan kita kembar atau adik kakak hehe. Dan aku sangat senang mendengarnya artinya aku cantik juga dong hehe.. Ingatanku dan kenangan tentang ce Aylie yang begitu kuat membuatku secara tak sadar mencari info melalui bang Google dengan kata kunci ailiana santosa.. Ahaaaaaaaa.. Aku menemukan nama Ailiana Santosa dengan alamat emailnya, dan aku yakin Ailiana Santosa ga akan ada duanya. Wooooow, ternyata dia sekarang menjadi Staf di bagian Epidemiologi Universitas di Swedia.. Rasanya aku ga kaget, karena Ce Aylie pasti sukses karena kepintarannya.. Akhirnya aku iseng email, untuk meyakinkan apakah benar itu adalah Ce Aylieku.. Hiks hiks aku menangis terharu, bahagia saat dapat balasan bahwa dia benar ce Aylieku.. Ternyata dia mendapat beasiswa untuk S3, dan sambil research dia juga bekerja sebagai staf disana dan sudah berlangsung 3 tahun.. Wahhh,, Aku senang bangeeeet mendengarnya.. Ehm, sungguh tak terduga aku menemukan ce Aylie dan bisa berkomunikasi dengan dia lagi.. Dan kita akan saling berjanji untuk saling mengabarkan satu dengan yang lain. Ohhh, Terimakasih Tuhan, Engkau telah mempertemukan aku dengan ce Aylie meskipun hanya lewat Yahoo Messenger. Semoga persahabatanku dengan ce Aylie ga pernah terputus lagi.. Amin
 
My World Design by: Yanmie at Permata Hatiku